feaTured post by prajuritkecil99™
≡ posTingan aNyar ≡

Ketika Koboi Perbendaharaan Beraksi..

by prajuritkecil99 ™
Saya sangat jarang memposting entah itu artikel maupun foto terkait kegiatan kantor di blog pribadi, apalagi di akun media sosial. Bukannya apa. Jujur saya tidak ahli di bidang jurnalistik sehingga khawatir jika postingan saya menyangkut organisasi tidak tersampaikan dengan baik dan malah dipersepsikan lain. Ampun dah..

Alasan lainnya karena sebagian besar (sebagian besar loh.. bukan semuanya..) teman di akun media sosial tidak terlalu antusias pada postingan yang nyerempet-nyerempet tentang kantor atau organisasi. Lebih demen sama postingan jalan-jalan atau kegiatan apa kek barengan teman atau keluarga yang terkesan santai dan tidak formal. Bahkan tak sedikit yang lebih menyukai postingan resep masakan meski itu cuma di-share dan tidak pernah dipraktekkan. 😅😅

Tapi supaya tidak dianggap seperti kacang yang lupa akan kulitnya,- sebagai pekerja yang tidak bangga dengan organisasinya, baiklah di postingan kali ini ceritanya seputar kegiatan instansi di mana saat ini saya bekerja. Itung-itung buat nambah postingan biar blog-nya gak tenggelam. Apalagi kabar-kabarnya Facebook mau diblokir. Kuy balik lagi kite nge-blog..

Jadi ceritanya di hari Sabtu-Ahad tanggal 21-22 April kemarin saya bersama rekan-rekan Punggawa K180 mengikuti kegiatan rakorwil di Kota Gorontalo. Buat yang belom tau apa itu rakorwil, itu kependekan dari Rapat Koordinasi Wilayah. Kegiatan rakorwil ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Gorontalo dengan tema "Kerja Bersama Memperkokoh DJPb Dalam Mengawal APBN di Provinsi Gorontalo". Selain dari Kanwil, pesertanya juga berasal dari KPPN Gorontalo dan KPPN Marisa. Kalau belom tau KPPN itu apa, KPPN itu instansi vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang melaksanakan kewenangan perbendaharaan dan Bendahara Umum Negara, penyaluran pembiayaan atas beban APBN, serta penatausahaan penerimaan dan pengeluaran negara melalui dan dari kas negara berdasarkan peraturan perundang-undangan. Lebih lanjut bisa search di google atau di youtube juga banyak.. 😎

Kembali pada kegiatan rakorwil tadi..


Keynote Speech by Kakanwil DJPb Provinsi Gorontalo
Keynote Speech by Kakanwil DJPb Provinsi Gorontalo


Di hari pertama materinya diskusi panel, sharing session terkait current issues dan dinamika organisasi khususnya di bidang perbendaharaan. Ada juga workshop terkait literasi. Kiat-kiat bagaimana kita bisa menulis atau menyajikan data dalam bentuk infografis. Harapannya, semoga para insan Perbendaharaan dapat berpartisipasi dalam penyampaian informasi dan publikasi terkait peran DJPb dalam pengelolaan keuangan negara. Atau setidaknya dapat mengolah data yang dimiliki untuk bisa ditampilkan dengan lebih menarik dan informatif bagi pihak yang membutuhkan. Syukur-syukur bisa memberikan nilai tambah demi kemajuan pembangunan,- minimal untuk daerah di mana Kanwil DJPb dan KPPN berada.


Sharing Session Day1
Diskusi Panel & Workshop Literasi


Masih di hari yang sama, pada malam harinya digelar acara family gathering. Temanya koboi. Entah mengapa harus koboi, yang pasti sih acaranya santai. Selain ajang unjuk bakat, juga sebagai sarana untuk lebih mempererat silaturahim antar pegawai dan keluarga besar lingkup Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo. Work-life balance coy! 😘


Unjuk Bakat Keluarga Besar Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo
unjuk bakat keluarga besar lingkup Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo


Nah, dari KPPN Marisa kemarin kita Punggawa K180 bawain lagunya Naff. Saya lupa judulnya apa. Reff-nya yang gini ini.. "meski tak seindah yang kau mau.. tak sesempurna SK yang semestinya.. namun aku mencintaimu.. sungguh mencintaimu.." 😜


Punggawa K180 in action
Perform ala Punggawa K180


Hampir tengah malam. Acara belum rampung. Separuh lebih masih betah bercengkrama. Saya ijin balik. Maunya langsung tidur, tapi keinginan ngopi ternyata lebih besar. Akhirnya barengan Gus Boy nyari kopi. Ngandelin Google Maps. Nemu kedai kopi yang dekat dengan penginapan. Ngopi lah kita..

Di hari Ahad kegiatannya outdoor. Bersih-bersih sekitaran danau plus donasi tempat sampah. Melakukan penanaman pohon dan pelepasan bibit ikan di Danau Perintis, Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan ini selaras dengan komitmen organisasi dalam rangka turut berpartisipasi menjaga lingkungan melalui program "Perbendaharaan Go-Green". Selepas itu ada penandatanganan pakta integritas oleh para pejabat, lanjut makan siang dan penutupan yang mengambil tempat di Tiara Waterpark, Kota Gorontalo. Untuk acara terakhir saya tidak ikut. Langsung pulang ke rumah karena kondisi kurang fit alias my body not delicious.


Perbendaharaan Go-Green
Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo Peduli Lingkungan


Semoga rangkaian acara selama 2D1N kemarin bisa membawa berkah, memberikan dampak positif bagi organisasi dan lingkungan sekitar, kekompakan dan sinergi antar insan Perbendaharaan dapat ditingkatkan, sehingga apa yang diharapkan melalui lirik pada bait terakhir mars Perbendaharaan dapat tercapai. Hayoo, dah pada hapal mars Perbendaharaan belom?!

Cerita Akhir Pekan Dari Marisa

by prajuritkecil99 ™
Sabtu kemarin adalah Sabtu yang penuh ujian dalam sejarah perjalanan pulang Marisa-Limboto.

Jarak 160km yang biasanya tertempuh dalam waktu 2½ jam kemarin memerlukan waktu dua kali lebih lama. Berangkat dari Marisa pukul 08:30 WITA sampai di Limboto sekira pukul 14:00 WITA. Bokong sampai panas. Leher, kaki dan tangan sampe pvegel-pvegel rasanya. 😧

Ujian pertama dimulai saat memasuki wilayah Tilamuta. Dashboard motor muncul indikator warna merah. Brenti di seputaran jembatan HM Soeharto. Googling. Hallo Google kenapa yaa sepeda motor saya muncul indikator warna merah?? 😝

Dan si-Mbah pun menjawab bahwa ternyata itu adalah pertanda overheat. Mesin mengalami panas yang berlebihan. Heran. Perasaan selama ini normal-normal aja. Bahkan awal-awal dulu malah sering Marisa-Limboto non stop.

Dari beberapa jawaban si-Mbah, solusinya adalah coba dinginkan dulu sekira 5-10 menit. Dan ternyata benar, setelah 5 menit istirahat sudah tidak muncul indikator warnah merah. Tapi tak berlangsung lama. Belum genap 2km muncul lagi. Brenti lagi. Cek air radiator di tangki cadangan masih ada koq. Ini kenapa yaa? Tanya lagi sama si-Mbah tapi beliau sudah menghilang. Tersebab tak ada sinyal. 😢

Bersyukur langit Boalemo belum terlalu menyengat. Semilir angin yang mampu menembus ketek dari sela-sela 4 lapis jaket-jaket-baju-kaos masih terasa svejuknya. Hehe..


Jalan Trans Sulawesi - Tilamuta
Trans Sulawesi - Boalemo


10 menit berlalu.

Jalan lagi. Brenti lagi. Jalan lagi. Brenti lagi. Bener-bener dapa soe orang Gorontalo bilang. 😑

Selepas Boliyohuto kehujanan. Berkah hujan. Indikator merah lama tak muncul. Hingga tiba di Isimu. Hujan pun usai. Berganti panas. Merah lagi. Brenti lagi. Jalan lagi.

Begitu seterusnya sampai (kalau tidak salah itung) 12x pit-stop termasuk istirahat sholat Duhur di Paguyaman.

Sebel memang. Tapi kemudian tersadar. Semua ini sudah kehendak Tuhan. Pasti ada maksud,- dan mungkin itu adalah yang terbaik buat saya menurut-Nya. Meskipun saya belum tau mengapa.


Cerita Akhir Pekan Dari Marisa
pit-stop

Sebelum Dia Pergi

by prajuritkecil99 ™
Entah mengapa dan bagaimana ceritanya sehingga hujan selalu sering diidentikkan dengan rindu. Tapi yang pasti hujan itu menumbuhkan. Butiran-butiran yang tercurah dari langit itu membawa berkah bagi alam. Tinggal bagaimana kita mampu mengolahnya sehingga bukan menjadi sebaliknya,- membawa bencana.



View Benteng Otanaha
view dari area Benteng Otanaha

Besar Atau Kecil Itu Relatif

by prajuritkecil99 ™
seolah kita ini besar,- karena mereka yang di bawah sana tampak begitu kecil..

padahal sebaliknya,- mereka pun melihat kita begitu kecil, bahkan kadang tak terlihat..


di atas danau Limboto
besar-kecil itu relatif,- jadi jangan sombong.. 😛

Pada Satu Senja

by prajuritkecil99 ™
Dua ekor itik melintas di hadapan. Tertinggal beberapa meter dari rombongan. "Kwek kwek.. kwek kwek.." Sambil berlalu mereka terus ber- kwek kwek. Seolah sedang mengejek; "Jomblo niih yeee.."

Asem!

Bahkan kepada dua ekor itik pun aku cemburu. Mengapa bukan kita berdua yang menikmati senja? Padahal bisa jadi kedua itik itu hanya teman biasa,- yang kebetulan seiring sejalan back to kandang. 😝😂

Dan akupun termenung sendiri menikmati senja. Di tempat ini. Lagi.. satu senja kembali terlewati tanpamu.


Pada Satu Senja


Namun tak peduli siapapun penikmatnya, senja tetaplah senja. Semburat jingga -nya masih hangat dan selalu setia mengiringi datang dan perginya langit biru yang memesona.


Kepada Senja Aku Belajar Tentang Sebuah Kata - RELA
pada satu senja di sebuah negeri yang bernama Marisa
 
Copyright © 2014 - prajuritkecil99™ - Powered by Blogger
Template by Creating Website - Published by Mas Template