(Masih) Tentang Emas

by prajuritkecil99 ™
Assalamualaikum! Jumat barokah.. ^.^

Sehubungan dengan harga emas/dinar yang masih menunjukkan penurunan dan terkait dengan postingan saya mengenai perbandingan antar instrumen dalam investasi emas, ada beberapa rekans yang kemudian bertanya. Secara umum ada dua pertanyaan: Pertama apakah benar emas ini masih aman sebagai investasi sekaligus berfungsi sebagai alat lindung aset? Kedua lebih bagus mana antara koin dinar ataukah emas batangan?


Dinar vs LM
sumber gambar dari odnv.co.id



Well..

Untuk pertanyaan pertama, seperti yang pernah saya sampaikan dulu sebagaimana pemahaman saya bahwa sejatinya emas/dinar adalah lebih sebagai alat pelindung asset karena sifatnya yang zero inflation. Secara jangka panjang, selama ini sudah terbukti jika dibandingkan dengan uang fiat negara manapun juga saham dan deposito berjangka, emas tetap lebih unggul pada saat diuangkan. Selisih lebih antara harga jual dengan harga saat beli inilah yang akhirnya oleh sebagian orang dapat dikategorikan sebagai investasi. Sesuai sunnatullah atau hukum alam alias memang sudah dari sononya bahwa hanya emas/dinar-lah alat timbang yang adil. Boleh percaya boleh tidak. Yang pasti saya sangat percaya. :D

Kalau untuk pertanyaan kedua menurut saya sih lebih ke masalah selera aja kali yaa. Tiap-tiap orang dapat memiliki argumentasinya masing-masing. Ada yang lebih demen dinar, ada pula yang lebih sreg emas batangan. Ibu-ibu malah lain lagi, sebagian dari mereka pasti lebih senang emas perhiasan. Hehe..

Tapi okelah, untuk lebih jelas lagi berikut saya coba sajikan komparasi (ingat! hanya komparasi yaa.. sama sekali nggak ada maksud untuk promosi ataupun menjatuhkan fihak tertentu) antara dinar dan emas hasil pencerahan dari salah satu orang yang cukup menginspirasi saya yakni Agan IwanPekl. Let's cekidot! :D


Komparasi M-Dinar vs GoldGram vs Emas24Karat

Business is business. Ya, bisnis adalah bisnis. Tak peduli siapapun Anda. Apakah Anda seorang Jawa, Negro, Arab, Cina bahkan Badui sekalipun (nggak bermaksud rasis loh!), Anda boleh berbisnis. Masalah Anda piawai dalam mengeruk uang dari pasar atau malah Anda sendiri yang jadi santapan ganasnya pasar, itu soal lain.

Investasi adalah sisi lain dari kegiatan bisnis guna mencari laba, termasuk di dalamnya investasi di sektor riil. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, "Investasi" dapat dikatakan sebagai suatu penundaan konsumsi saat ini untuk konsumsi masa depan. Harapan pada keuntungan di masa mendatang merupakan kompensasi atas waktu dan risiko yang terkait dengan suatu investasi yang dilakukan. Masih bingung? Nggak usah dipikir! Tinggalkan saja definisi tersebut. Saya sebenarnya juga enggan mengerutkan dahi untuk memikirkan definisi investasi. Yang penting maksudnya paham, langsung praktekkan! Gitu aja kok repot. Haha..

Memang, tidak semua instrumen investasi sesimpel itu. Tanam modal, tunggu beberapa bulan atau beberapa tahun trus panen plus laba/ruginya. Ada jenis investasi yang musti dikalkulasi sampai njlimet dengan memperhitungkan faktor-faktor apa saja yang nanti akan mempengaruhi laba/rugi jika akan tanam modal di situ, dan masih banyak lagi lainnya. Saya tidak akan membahas yang njlimet-njlimet karena motivasi tulisan ini bukan untuk itu, tapi kesederhanaan. Kalau ada instrumen investasi yang sederhana mengapa harus pilih yang rumit? Iya toh?! :D

Selang beberapa waktu.. Ahaaa! Emas.. Logam Mulia.. Yess!!

Tapi saya tidak akan membahas sejarah emas beserta lika-liku perjalanannya, biarlah ini menjadi urusan sejarahwan. Tidak pula untuk membahas bagaimana agar emas bisa menjadi uang masa depan, biarlah yang ini menjadi urusannya Bank Sentral beserta tokoh Legislatif dan Eksekutif.

Saya ingin fokus pada emas dan produk turunannya sebagai instrumen investasi. Produk turunan emas banyak ragamnya antara lain: Tabungan Emas, ETF (Exchange Trade Fund) Emas, Reksadana Emas, Trading Emas, dan sebagainya. Fokus bahasan saya persempit lagi hanya di produk tabungan atau simpanan emas --bukan yang lain-- lalu akan saya bandingkan satu sama lain.

Ada tiga produk dari 3 lembaga yang akan saya bahas dan bandingkan, yakni:

1. M-Dinar produk BMT Daarul Muttaqiin
2. GoldGram produk PT. Cahaya Kota Mandiri
3. Emas24Karat produk CV. Usaha Jaya Bagus Sari

Tiga produk ini menyediakan fasilitas transaksi jual-beli secara online. Anda yang mau beli emas mereka tinggal daftar aja untuk jadi member. Caranya gampang koq. Konek internet, ceklak-ceklik mouse, pijit-pijit tuts keyboard seperlunya, oke deh, langsung jadi member mereka. Inilah indahnya teknologi masa kini, makin canggih teknologi makin memudahkan urusan kita. Nggak seperti jaman dulu, pengenalan komputer sebatas DOS, WS, Lotus dan dBase. Ada yang masih ingat? Saat itu memang pilihannya cuma sebatas itu. Nasiib.. :D

Oke, kembali ke Laaaptop! Udah nggak musim ya? Hehe..

Gambaran Umum

M-Dinar

Adalah produk penjualan dan penyimpanan berbasis dinar emas 22 karat dengan berat 4.25 gram berbentuk koin. Dinar yang dijual adalah produksi PT. Aneka Tambang Tbk. Bersertifikat Antam dan LBMA (London Bullion Market Association) dan diakui dunia internasional. Produk tabungan M-Dinar dikeluarkan oleh BMT Daarul Muttaqiin.
Web: http://www.geraidinar.com

GoldGram

Adalah produk penjualan dan penyimpanan emas 24 karat dengan berat 1 gram, 2 gram sampai dengan 1000 gram berbentuk lempengan kotak segi empat yang biasa disebut Logam Mulia (LM). LM yang dijual adalah produksi PT. Aneka Tambang Tbk. Bersertifikat Antam dan LBMA (London Bullion Market Association) juga diakui dunia internasional. Produk GoldGram dikeluarkan oleh Toko Emas Ibu Kota, anak usaha PT. Cahaya Kota Mandiri.
Web: http://www.goldgram.co.id

Emas24Karat

Adalah produk penjualan dan penyimpanan emas 24 karat dengan berat 1 gram, 2 gram sampai dengan 1000 gram berbentuk lempengan kotak segi empat yang biasa disebut Logam Mulia (LM). LM yang dijual adalah produksi PT. Aneka Tambang Tbk. Bersertifikat Antam dan LBMA (London Bullion Market Association). Produk ini sama-sama diakui dunia internasional. Produk Emas24Karat dikeluarkan oleh CV. Usaha Jaya Bagus Sari.
Web: http://emas24karat.com

Oke, gambaran umumnya cukup segitu dulu. Biar nggak seperti novel yang molar-moler kesana kemari. Selanjutnya mari saya ajak melihat tabel perbandingan ketiga produk tersebut.

Oops.. tapi tunggu dulu. Sebelum melihat penampakan tabelnya, saya sebutkan dulu garis besarnya. Item-item di tabel adalah yang sering didiskusikan di thread Diskusi Investasi Emas dan/atau yang terdapat pada situs masing-masing produk.

Penilaian menggunakan sistem tiga bintang:
Bintang 1 = Kurang
Bintang 2 = Cukup
Bintang 3 = Baik
Memakai skala nilai 10, maka 1 bintang mewakili 3,33 poin (10/3).

Penilaian jumlah bintang dengan membandingkan dua produk komparasi, artinya dua produk pembanding sekaligus menjadi tools benchmark-nya produk yang dinilai. Misal dalam hal gramasi, 1 koin dinar berat 4.25 gram. Karena LM pecahan tidak ada yang beratnya sama dengan 4.25 gram, maka diambil yang terdekat yaitu pecahan 5 gram sebagai tolok ukur pembandingnya. Demikian seterusnya, penilaian per item selalu dibandingkan dengan dua produk komparasinya, bukan dengan produk lain walaupun sejenis.

Baiklah.. saatnya uji nyali melihat penampakan di bawah ini:


Tabel Komparasi



Penamaan Produk

Masing-masing mendapat 3 bintang karena saya nilai sebagai bisnis online kreatif yang memiliki pangsa pasar tersendiri dan mampu eksis selama beberapa tahun. Tidak banyak bisnis online yang mampu bertahan cukup lama dengan member yang terus bertambah. Di sini kunci suksesnya pelayanan profesional serta mampu menjaga amanah yang diberikan nasabah/member kepada lembaga pengelola.

Semua produk yang dipasarkan berasal dari sumber yang sama, PT. Aneka Tambang Tbk. dan disertifikasi lembaga internasional LBMA (London Bullion Market Association). Ciri utama produk ini adalah presisi tinggi baik dari segi ukuran maupun volumenya berstandard internasional.

Hanya Dinar yang memiliki kartase terrendah (emas 91,67%) dibanding dua produk pesaing karena spesifikasinya mengacu pada mata uang khalifah Islamiah.

Secara fisik, Dinar tidak memiliki banyak pilihan dibanding dua pesaingnya karena spesifikasi standarnya memang telah ditetapkan sejak ribuan tahun lalu yakni seberat 4.25 gram, beda dengan LM.

Tak diragukan lagi, emas merupakan "mata uang" universal, zero inflation, diakui di seluruh dunia karena memiliki nilai bawaan dari fisiknya sendiri. Berbeda dengan uang fiat yang bisa dicetak dengan nominal tertentu dan "dipaksakan" oleh otoritas suatu negara sebagai alat pembayaran yang sah, secara fisik wujudnya hanya sebuah kertas atau logam bernilai rendah.

Nilai plus M-Dinar dan Emas24Karat dibanding GoldGram adalah karena dua layanan ini memperlakukan emas simpanan nasabah sebagai asset yang diproduktifkan. Karena diproduktifkan dan menghasilkan laba, dua lembaga ini memberikan insentif kepada nasabah berupa bagi hasil. Sangat disayangkan mengapa GoldGram tidak melakukan hal yang sama.

Pendaftaran Anggota

M-Dinar dan Emas24Karat membebaskan biaya pendaftaran kepada siapapun yang ingin bergabung dan bertransaksi jual-beli emas di dalamnya. Kebijakan manajemen GoldGram yang mewajibkan pembayaran administrasi sekian rupiah per tahun dan uang jaminan "lock harga" sebesar sekian rupiah mungkin memiliki alasan tersendiri.

Spread Jual Beli

Seperti telah saya sebutkan di atas bahwa tolok ukurnya adalah Dinar 4.25 gram dan LM yang beratnya mendekati adalah 5 gram. Spread jual-beli dari masing-masing situs dan berbagai sumber yang diolah.

Agen Resmi

M-Dinar memiliki lebih dari 40 agen resmi yang tersebar di berbagai kota, GoldGram saat ini belum memiliki dan Emas24Karat kantor pusat di Surabaya dengan 1 agen di Jakarta.

Transfer Antar Akun

Saldo emas simpanan nasabah di M-Dinar bisa ditransfer ke lain akun, hal ini belum bisa dilakukan oleh GoldGram maupun Emas24Karat.

Sebagai Payment Processor

M-Dinar dapat dipakai sebagai alat pembayaran online mirip dengan Paypal, Liberty Reserve, e-Gold dan sebagainya karena sistemnya memang dibangun untuk itu. Hal ini belum bisa dilakukan oleh GoldGram dan Emas24Karat.

Keamanan Situs Utama

http://www.geraidinar.com dan http://emas24karat.com sebagai situs utama tidak dienkripsi oleh penyedia layanan keamanan, cukup disayangkan kerena konten situs keduanya bisa diusili oleh penjahat cyber. Berbeda dari dua kompetitornya, dalam hal ini https://www.goldgram.co.id telah dilengkapi script dari layanan keamanan Equifax.

Keamanan Form Pendaftaran

https://m-dinar.com/indo diverifikasi oleh layanan keamanan online RapidSSL CA atau GeoTrust Global CA dengan enkripsi 256 bit dan https://www.goldgram.co.id diverifikasi oleh layanan keamanan online Equifax dengan enkripsi 256 bit, hal ini cukup menggembirakan mengingat masih ada layanan M-Banking yang masih memakai enkripsi 128 bit. Sangat disayangkan http://emas24karat.com belum melakukan hal yang sama untuk keamanan transaksi pendaftaran nasabah.

Keamanan Situs Login

https://m-dinar.com diverifikasi oleh layanan keamanan online RapidSSL CA atau GeoTrust Global CA dengan enkripsi 256 bit dan https://www.goldgram.co.id diverifikasi oleh layanan keamanan online Equifax dengan enkripsi 256 bit, cukup memberikan rasa aman nasabah dalam bertransaksi jual-beli. Sekali lagi sangat disayangkan http://emas24karat.com belum melakukan hal yang sama untuk keamanan transaksi jual-beli nasabahnya.


Naah.. begitu ceritanya bro sis.

Secara pribadi saya cuma bisa ambil kesimpulan bahwa apapun itu investasinya baik Dinar ataupun LM yang penting dari emas dan nyata ada. Kemudian bagi yang bertanya kapan saat yang tepat untuk membeli emas/dinar? Yaa kapanpun asalkan ada dana yang memang tersedia untuk diinvestasikan.

Gimana, setuju nggak?!?
monggo dishare ^-^
 
Copyright © 2014 - prajuritkecil99™ - Powered by Blogger
Template by Creating Website - Published by Mas Template